OSPEK

Berita yang kerap jadi pembicaraan utama tiap ajaran baru, mulai dari tingkat SMP, hingga perguruan tinggi, OSPEK!!, atau dikenal dengan PERPELONCOAN.

Gw pribadi termasuk orang yang menikmati kegiatan itu (menikmati sebagai peserta ospek, maupun sebagai “senior”), sejak SMP sudah puluhan organisasi gw ikuti demi bisa ikut proses perpeloncoannya, rekan2 pernah menganggap gw “GILA” karena doyan ama kegiatan itu….

Bahwasannya OSPEK itu merendahkan martabat manusia, tidak memiliki manfaat,–seorang teman pernah mencoba menantang membeberkan data2 relevansi antara OSPEK dengan IPK, atau gaji pada saat bekerja nanti, ah…– itu hanya masalah persepsi!!

Tapi secara manfaat, rasanya gw sependapat bahwa kegiatan OSPEK itu gak memiliki manfaat apa2 selain “fun” TITIK!!, artinya manfaat yang gw rasakan hanyalah ROMANTISME, bahkan dalam salah satu organisasi Adventurer tertua di negri ini, gw merasakan bahwasannya hal yang mengkaitkan angkatan tertua dengan angkatan termuda adalah cerita2 tentang Perpeloncoannya, cerita2 tragis, haru, lucu, konyol, pada saat “perpeloncoan” tersebut, cerita2 itu tetap “nyambung” bila diceritakan di seluruh lapisan generasi, dan hmmm hanya sebatas itu, gak ada manfaat lain yang dirasakan. Tapi setidaknya gw punya keyakinan bahwasannya klo gw bisa merasakan pengalaman “terburuk” itu merupakan hal yang berharga.

Memang siy persoalan utama yang gw rasakan pada waktu kuliah dulu adalah bahwa ospek itu berkesan “tidak suka rela” artinya tiap jurusan “mewajibkan” mahasiswa barunya mengikuti kegiatan itu dengan dalih kalau tidak ikut akan “dipersulit” atau dikucilkan oleh “habitat” pada proses akademisnya, dan cara2 itu cukup berhasil menggiring mahasiswa baru berduyun duyun menyerahkan “harga dirinya” ke lembah nista (ceileee!!).

Tidak seperti beberapa organisasi yang pernah gw ikuti, klo gw ingin bergabung maka gw tau persis apa konsekuensi yang harus gw hadapi tuk melalui proses penerimaannya (beberapa organisasi mengharuskan gw menandatangani kontrak MATI!!)

Tapi emang kadang kegiatan OSPEK suka keblinger! dan klo sudah harus dibayar dengan NYAWA ya… gw pun anggap itu sudah keterlaluan, dengan argumentasi apapun gw setuju bahwa kalau tujuannya membantai orang sampe mampus (baca:mati) OSPEK harus dilarang!!! (tapi apakah tujuan ospek itu tuk membunuh? Well, itulah sulitnya, tidak ada yang sanggup mengontrol dan menjamin seorang “senior” bisa bertindak arif, dan penuh pengendalian diri)

Kadang gw geli pada saat gw berkesempatan menjadi “panitia” dan sibuk merumuskan hal2 berbau filosofis tentang manfaat dibalik jalan jongkok, merayap, berjalan di comberan, dll,dll (sementara gw ingat pada saat gw di plonco, gw lakukan tanpa ada beban filosofis !!! , gw  ini saja, toh negara kita ini negara hukum, gak usah di larang2 lah, kaitkan saja kepada pasal KUHP yang ada (kalau emang ada)bukan hanya snikmati sebagai REKREASI !!, gw menikmati bagaimana tekanan dan pressure yang gw terima justru memacu adrenalin dan..ah.. kenikmatannya tiada tara… HIDUP OSPEK!!).

Yang gak gw mengerti, kenapa pihak yang berwenang tidak menerapkan sanksi hukum pidana misalnya terhadap setiap pelaku kegiatanekedar keputusan rektor, biarkan mereka bebas berkegiatan, di akhir kegiatan polisi tinggal menciduk mereka2 yang terlibat..

Toh klo tidak bisa dilarang ya diatur…..

Created by Rerry
cp: 085691919722
Hilangkan Militerisasi dalam dunia pendidikan
Mari kita manusiakan manusia,
karena setiap manusia memiliki potensi……..
Categories: Artikel Pendidikan Formal | 1 Comment

Post navigation

One thought on “OSPEK

  1. Ewilia Larerila

    Trs filosofi dibalik jalan jongkok, merayap, berjalan di comberan, dll tu apaan? Sampe2 dr dulu-skrg ttp itu2 aja yg dipake OSPEK?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: